hmmmmmm

Rabu, 26 Oktober 2011

LOGIKA DAN RETAKAN

retakkan yang tak termaafkan
Ketika ku memilih untuk menghancurkannya
Hati yang terlampau tersakiti
Tak mampu lagi berlogika sesukanya
Ia hanya terus berontak dengan kesibukannya sendiri
Diriku atau meraka yang tak tersadarkan

Telah sekian lama aku disini
Menentang segala teori yang terus membuncahkan segala bentuk logikanya
Namun tak ada pembanaran yang telah ku temukan
Ku harapkan ku akan menemukannya sebentar lagi
Tetap bersabar pada pembenaran yang ku buat sendiri
Terlalu angkuh rasanya ketika ku temukan retakan itu telah kehilangannya
Dan aku tetap bisu
Berteman dngan kata yang tak seharusnya menjadi sandaranku
Ya..... aku telah berhasil melemahkannya
Membiarkan susunan sarafku terus berontak dengan keangkuhanku
Logika yang tak lagi mampu menunjukkan dialeg khasnya
Aku rasakan perubahannya namun ku sembunyikan
Dan lagi aku berhasil
Menempatkan segala teori itu diatas kesadaranku
Dan membentuk pertunjukan indah dalam setiap kediapan mataku
Aku telah terjatuh terlampau jauh
Hingga logika tak lagi kuanggap dan ku putuskan ia tanpa berbalik padanya
Aku terlampau jahat hingga keheningan malam yang sunyi tak lagi mampu kurasakan ketenangannya
Dan ketika saraf kan mampu mengambil alih diriku diatas yang ku bayangkan
Aku tersadar .....,
Aku telah terlampau jahat hingga air mata dan keringat tak mampu kubedakan
Terasa bersama asin namun sebenarnya jauh berbeda
Aku telah membodohkan hidupku dengan menutup kesempatan untuk berlenggak bersama dengan retakan itu hingga logika takkkan kehilangannya
Aku terlalu aktif membiarkan perasaan ini terus menghapus dan melemahkan logika yang ku miliki
Aku telah terhasut oleh rasa yang kucipta sendiri hingga baik dan buruk tak lagi terpisah oleh benang tipis namun jauuh lebih dari itu
Bahkan bukan sekedar antara
Aku terhasut oleh harapan dan kata yang tak semestinya ku artikan secepat itu
Aku terlalu cepat menggangkat bendera putih itu
Aku terlampau cepat mensiasati hatiku sendiri agar logika dan retakan dan kesadaran dan semua diantaranya menjadi semakin semu , semu semu dan akhirnya tak telihat

Oleh : Ayundah Indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

MAKASSAR, MAKASSAR/SULAWESI SELATAN, Indonesia
saya adalah gadis biasa yang ingin menjadi luar biasa di balik segala keterbatasan yang saya miliki. "aku bukanlah orang yang hebat tapi aku mau belajar dar"i orang yang hebat. aku bukanlah orang yang istimewa tapi aku ingin membuat seseorang menjadi istmewa"